TEXT
Menata lanskap kota yang terbuang : konsepsi penataan lanskap pasca penutupan TPA
Selama puluhan tahun, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dipandang sebagai titik akhir perjalanan sampah kota. Namun ketika kapasitasnya habis dan operasinya dihentikan, muncul pertanyaan yang jarang dibahas: apa yang terjadi setelahnya?
Buku ini mengajak pembaca menelusuri sejarah panjang persoalan sampah perkotaan, mulai dari perkembangan kota-kota kuno hingga tantangan pengelolaan limbah modern di era perubahan iklim dan ekonomi sirkular. Di tengah meningkatnya krisis kapasitas TPA dan berbagai kebijakan penutupan landfill di Indonesia, buku ini menawarkan perspektif yang jarang dibahas: bagaimana kawasan bekas TPA dapat dipulihkan dan dittransformasikan menjadi bagian baru dari lanskap kota.
Melalui berbagai contoh internasional dan pengalaman Indonesia, buku ini memperkenalkan konsepsi penataan lanskap penutupan TPA yang tidak hanya berfokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga pada penciptaan ruang publik, habitat ekologis, dan masa depan kota yang lebih berkelanjutan.
Sebab tantangan kota bukan hanya mengelola sampah, tetapi juga memulihkan ruang yang selama ini dikorbankan untuk menopang kehidupan urban.
Tidak tersedia versi lain