Buku ini memuat upaya menggali kembali Sistem Politik Indonesia agar memiliki kapabilitas yang tinggi dan menghadirkan sistem politik yang efektif dengan menggunakan perspektif dasar filosofi politik khas Indonesia (Pancasila dan UUD 1945) dan dengan menggunakan perspektif teori politik barat. Dengan melalui dua perspektif tersebut, penulis menemukan enam kesimpulan utama, yaitu (1) pentingnya…
Secara mengejutkan, hasil pemilu di Indonesia pada tahun 1999 dan 2004 dan konstelasi partai politik yang terbentuk sebagai hasil pemilu memiliki kesamaan dengan demokrasi parlementer pertama di Indonesia pada tahun 1950an. Dinamika partai politik tersebut masih memiliki ciri aliran (‘streams’), yaitu beberapa partai politik yang besar masih mempunyai basis massa dan mengakar di wilayah-wil…
buku ini menguraikan wajah ilmu politik yang sesungguhnya, yang menyatakan bahwa politik adalah baigian dari manusia yang tidak terpisahkan dari berbagai aspek kehidupan. Bagaimana wajah politk dalam kehidupan manusia, hubungannya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya sehingga ada faktor menyimpulkan bahwa ilmu politk merupakan "ratu" dari ilmu-ilmu sosial, diungkapkan dalam buku ini.
Buku ini akan menolong kita untuk menulusuri liku-liku kehidupan politik dalam proses mencari identitasnya. Arbi Sanit memang kaya akan bacaan. Ini menunjukkan kehati-hatian intelektualnya dalam menyusun pandangan-pandangan mengenai suatu bidang kehidupan sosial yang peka, khususnya di negeri ini.
Pemaparan komprehensif penulis tentang apa itu sosiologi politik, konsep serta pendekatan konseptualnya merupakan bekal pembaca untuk menyelami sosiologi politik. Dalam pembahasannya penulis menguraikan dengan lengkap konsep dan perkembangan sosialisasi politik, bentuk dan luas partisipasi politik serta alasn berpartisipasi dalam politik, sistem dan teori perekrutan politik dan pola komunikasi …
Islam sebagai agama yang diturunkan oleh Allah swt yang bersifat syamil (menyeluruh), kamil (sempurna) dan mutakamil (menyempurnakan), tidak ada satupun sisi kehidupan manusia yang tidak diatur dalam Islam, termasuk di dalamnya masalah politik. Oleh karena itu, Nur Islam mencoba mempertebal garis dalam hubungan shalat dan politik, sehingga menemukan titik temu yang esensial. Yakni dengan mendir…