Dengan mengkaji "Sastrawan Malioboro" sebuah karya dari seorang pakar bahasa perancis Farida Soemargono, kita mendapatkan metodologi penelitian sastra yang berlainan. Hal ini dikarenakan, ia menaruh perhatian pada kaum "marginal" atau para penulis "frustasi" sebuah istilah yang menggambarkan betapa tulisan mereka dilecehkan. Melalui cara ini, penulis mencoba menelaah sastra dari segi sosiologi …