Kota yang baik bukan hanya tentang jalan yang lebar atau kendaraan yang melaju cepat, tetapi tentang ruang yang membuat setiap orang dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. Menata Kota untuk Pejalan Kaki mengajak pembaca melihat kota dari sudut pandang yang sering terlupakan: manusia yang berjalan kaki. Buku ini membahas bagaimana trotoar, ruang publik, dan lingkungan perkotaan da…
Selama puluhan tahun, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dipandang sebagai titik akhir perjalanan sampah kota. Namun ketika kapasitasnya habis dan operasinya dihentikan, muncul pertanyaan yang jarang dibahas: apa yang terjadi setelahnya? Buku ini mengajak pembaca menelusuri sejarah panjang persoalan sampah perkotaan, mulai dari perkembangan kota-kota kuno hingga tantangan pengelolaan limbah modern …
Kota terus berkembang, namun banyak permukiman masih menghadapi persoalan mendasar seperti banjir, sampah, dan keterbatasan layanan dasar. Buku ini mengajak pembaca melihat kota dari perspektif permukiman sebagai fondasi kehidupan. Melalui refleksi kritis dan pengalaman di Lampung, berbagai persoalan kota diurai bukan sekadar sebagai masalah teknis, tetapi terkait tata kelola, ketimpangan, dan…
Buku ini diawali bab tentang New Urban Agenda atau Agenda Baru Perkotaan yang menjadi dokumen penting dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa bagi pembangunan kota-kota di dunia di masa mendatang. Bab ini memberikan nuansa global dalam memahami tantangan dan potensi pengembangan kota-kota lokal di Provinsi Lampung. Bab-bab selanjutnya dalam buku ini ditulis dengan bahasa yang lugas untuk mengungkapka…
AKI dan Omah LIbrary kembali meluncurkan sebuah buku serial yang bertajuk "Antologi Kota Indonesia" seri1 dan 2. Kota-kota terus tumbuh sebagai fenomena karya manusia. Pertumbuhan ini terus melahirkan pemikiran-pemikiran baru dan tindakan-tindakan baru. Pemikiran dan tindakan akan terus menghasilkan kajian-kajian perkotaan terintegrasi sehingga studi tentang perkotaan akan terus dikembangkan de…