Penulisan skripsi di perguruan tinggi, sebagai salah satu syarat kelulusan mahsiswa untuk menjadi sarjana, bertujuan agar mahasiswa memiliki bekal pengalaman belajar dan mengkaji secara ilmiah, serta terbiasa menuangkan ideatau gagasan dalam bentuk tulisan yang disusun secara terperinci dan sistematis. Untuk itulah para mahasiswa program s1, sangat berkepentingan untuk memahami konep-konsep bes…
Meskipun sudah banyak buku yang membahas metode penelitian, bukan berarti sudah usang untuk menguraikan kembali salah satu metodologi yang sekarang ini sedang digandrungi oleh para peneliti dan mahasiswa, yaitu metodologi penelitian kualitatif, , baik yang fenomenologis, naturalistik, maupun simbolik. Penelitian kualitatif memang mengasyikkan karena salah satu pengumpulan datanya memakai pendek…
Penulis mengartikan penelitian sebagai suatu proses persoalan mengumpulkan dan menganalisis data yang dilakukan secra ilmiah. Secara garis besar, ada tiga peradigma penelitian,yakni kualitatif( qulitative researh), kuantitatif (quantitative research, dan campuran kulitatif-kuantitatif (mixed research). Pengumpulan dan analisi data yang dimaksud adalah dengan menggunakan merode-metode ilmiah bai…
Penulisan ilmiah, sesuai namanya, adalah suatu cara menulis yang didasarkan pada penelitianilmiah dengan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Skripsi, tesis, atau disertasi adalah satu dari sekian banyak karya tulis ilmiah yang memiliki kekhususan dari segi tujuan pembuatannya, yaitu untuk meraih gelar kesarjanaan. Tanpa menggunakan metode yang sistematis dan objektif tidak mungkin menghasil…
Menulis artikel ilmiah dewasa adalah tuntutan yang niscaya bertalian dengan pembuktian bahwa akademikus dan ilmuwan kita bukanlahmerka yang malas menulis, walaupn rajin meneliti. Artikel ilmiah adalah salah satu bentuk tata permainan bahasa karya tulis ilmiah yang paling komunikatif, terutama karena diwujudkan dari hasil penelitian. Tdiak heran, jika Dirjen Dikti Kemdikbud RI melalui edaran No…
Di dalam berbagai penelitian, gerak kehidupan manusia yang berhubungan dengan semua gejala yang dada telah diukur secara sistematis sehingga ada berbagai upaya pencitraan yang membatasi dinamika sosial yang “mungkin” berlaku untuk kurun waktu tertentu, sepanjang belum ada kritik antitesis dari para peneliti berikutnya. Perhitungan-perhitungan yang realistik terhadap gejala diidentifikasi da…